Massa melakukan demo di perempatan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat. Medcom.id/Christian
Massa melakukan demo di perempatan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat. Medcom.id/Christian

Ratusan Penyusup Demo UU Cipta Kerja Dihukum Jalan Jongkok di Polda Metro

Nasional unjuk rasa Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 08 Oktober 2020 14:05
Jakarta: Ratusan penyusup demonstrasi Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat digiring ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Ratusan orang itu dibawa menggunakan dump truck hingga mikrolet.
 
"Mereka dibawa ke sini (Polda Metro) untuk diambil keterangannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Mereka digiring ke lapangan bola dan diminta jalan jongkok. Yusri menyebut ada dugaan para penyusup berasal dari kelompok anarko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa orang itu tampak tidak mengenakan masker. Mereka akan menjalani rapid test virus korona (covid-19) di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya.
 
Baca:Massa Penolak UU Cipta Kerja Tutup Jalan Harmoni
 
Kepolisian telah menangkap 400 orang diduga penyusup demo UU Ciptaker. Sebanyak 251 orang ditangkap pada Rabu, 7 Oktober 2020 dan 150 orang ditangkap Kamis pagi, 8 Oktober 2020.
 
Sebanyak 12 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) atau STM dan 10 pedemo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat dinyatakan reaktif covid-19 setelah menjalani rapid test. Mereka dites polymerase chain reaction (PCR) atau swab dan diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif