Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (kiri). MI/Susanto
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (kiri). MI/Susanto

Dewas Bantah Lindungi Lili Pintauli Siregar

Nasional KPK Novel Baswedan pelanggaran etik Dewan Pengawas KPK Lili Pintauli Siregar
Candra Yuri Nuralam • 27 Oktober 2021 13:49
Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak laporan dugaan Komisioner Lili Pintauli Siregar dihubungi salah satu kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Dewas KPK menegaskan penolakan bukan berarti melindungi Lili.
 
"Sama sekali tidak benar, apa kepentingan Dewas melindungi LPS (Lili Pintauli Siregar)," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean kepada Medcom.id, Rabu, 27 Oktober 2021.
 
Tumpak mengatakan laporan yang dicanangkan mantan penyidik Novel Baswedan itu tidak jelas. Pihaknya tidak bisa sembarangan menindaklanjuti laporan pelanggaran etik tanpa bukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tumpak juga menegaskan pihaknya tidak berkubu dalam bekerja. Dewas KPK dipastikan netral sebagai pengawas seluruh pekerja di Lembaga Antikorupsi.
 
"Sepanjang laporan tersebut benar adanya tentu akan disidangkan oleh Dewas, setiap laporan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) tentu kita pelajari," ujar Tumpak.
 
Dugaan Dewas KPK melindungi Lili dicetuskan oleh Novel Baswedan. Novel mengaku bingung laporannya terkait Lili ditolak Dewas KPK.
 
"Kok tolak laporan, kau awasi atau lindungi?" tulis Novel dalam akun Twitter pribadinya.
 
Baca: Dewas KPK Tolak Laporan Novel Terhadap Lili, Dianggap Ngaco
 
Sebelumnya, Dewas KPK menolak laporan Novel Baswedan terkait dugaan Lili Pintauli Siregar berkomunikasi dengan salah satu kontestan Pilkada 2020. Laporan itu ditolak karena dinilai ngaco.
 
"Semua laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik yang masih sumir, tentu tidak akan ditindaklanjuti oleh Dewas," kata anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris melalui keterangan tertulis, Jumat, 22 Oktober 2021.
 
Syamsuddin mengatakan pihaknya baru menerima laporan itu. Namun, setelah dibaca pelanggaran etik yang dimaksud Novel tidak jelas.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif