Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dok: MI
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dok: MI

KPK 'Menguliti' Klub Bola Anak Bupati Nonaktif Sidoarjo

Nasional suap proyek di kemenpu-pera
Candra Yuri Nuralam • 19 Februari 2020 23:17
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar pertanyaan Achmad Amir Aslichim, anakBupati nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah, terkait pekerjaannya saat masih mengurus sebuah klub sepak bola di Sidoarjo. Penyidik menggali informasi seputar pendanaan klub bola tersebut.
 
"Mengenai kegiatannya selama aktif menjadi pengurus perkumpulan sepak bola Deltras Sidoarjo, dari mana sumber pendanaannya Deltras dan lain-lain," kata pelaksana tugas (plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 18 Februari 2020.
 
Klub bola itu diduga ikut kecipratan uang haram kasus dugaan suap pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo yang dilakukan oleh Saiful Ilah. Hubungan antara Ibnu Ghopur dan Achmad Amir pun didalami.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi terkait dengan pendanaan yg ada hubungannya dengan sangkaan terkait dengan pemberian dan penerimaan salah satunya ialah Bupati Sidoarjo," ujar Ali.
 
Ali enggan membeberkan lebih lanjut hasil keterangan Achmad Amir. Dia meminta masyarakat menunggu keterangannya sebagai saksi di meja hijau nanti.
 
Usai diperiksa, Acmad Amir mengakui ditanya penyidik terkait klub Deltras Sidoarjo. Namun, dia menutup mulut untuk membeberkan pertanyaan penyidik.
 
"Tanya penyidik saja dek," tuturnya.
 
KPK 'Menguliti' Klub Bola Anak Bupati Nonaktif Sidoarjo
Bupati nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
 
KPK menetapkan enam orang tersangka dalam kasus suap proyek di Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo. Selain tersangka, KPK juga mengamankan barang bukti uang senilai Rp1,8 miliar.
 
Tersangka penerima suap meliputi Bupati Sidoarjo 2010-2015 dan 2016-2021 Saifulah Ilah; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Sunarti Setyaningsih; Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Judi Tetrahastoto; dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Sanadjihitu Sangadji. Sementara sebagai pemberi yakni swasta Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi.
 
Saiful dan tiga pejabat Pemkab Sidoarjo dijerat Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sedangkan, Ibnu dan Totok dinilai melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif