Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

12 Kendaraan Hasil Pencucian Uang Abdul Latif Disita

Nasional kasus korupsi OTT KPK
Juven Martua Sitompul • 17 Mei 2019 16:45
Jakarta: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 12 kendaraan milik Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif. Sebanyak 12 kendaraan itu diduga didapat dari hasil tindak pidana korupsi.
 
"KPK melakukan penyitaan terhadap 12 kendaraan yang diduga diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Febri mengatakan lima mobil dari 12 kendaraan yang disita diserahkan sejumlah perwakilan ormas keagamaan di Hulu Sungai Tengah. Lembaga Antirasuah menyambut baik inisiatif pengembalian kendaraan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) Abdul Latif tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selanjutnya mobil yang diserahkan tersebut kami sita sebagai bagian dari berkas perkara TPPU ini," ujarnya.
 
Sedangkan, 7 unit mobil truk molen milik Abdul Latif disita dari PT Sugriwa Agung. Febri tak menjelaskan kaitan perusahaan tersebut dengan Abdul Latif, termasuk kepemilikan PT. Sugriwa Agung. "12 kendaraan tersebut saat ini disimpan di Rupbasan Martapura," pungkasnya.
 
Baca: Bupati Hulu Sungai Tengah Segera Diadili
 
Abdul ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap dan gratifikasi terkait pembangunan ruang kelas I, kelas II, VIP, dan Super VIP di RSUD Damanhuri. Abdul diduga menerima uang sebesar Rp23 miliar dari sejumlah proyek di wilayahnya.
 
Dalam pengembangan, Abdul kembali ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang. Abdul disinyalir menyamarkan uang haram yang diterimanya menjadi sejumlah aset.
 
Atas perbuatannya, Abdul disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif