James Riady Ditanyai soal Pembiayaan Meikarta
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa CEO Lippo Group James Riady sebagai saksi. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyebut salah satu yang digali adalah soal pembiayaan proyek Meikarta. 

"Apakah di dalam mengeluarkan uang misalnya sekian M (miliar) itu harus sepengetahuan beliau atau ada kewenangan yang diberikan bisa kepada tingkat direktur," kata Basaria di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Oktober 2018. 

Sebagai bos perusahaan yang membawahi Meikarta, KPK menduga James mengetahui alur pembiayaan proyek tersebut. KPK juga ingin tahu sejauh mana peran James dalam proyek Meikarta. 


Keterangan James Riady bakal digunakan untuk menambah bukti-bukti dalam berkas para tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya. 

"Untuk menguatkan keterangan saksi-saksi tersebut, untuk menguatkan tuduhan yang diberikan, yang ditersangkakan kepada para tersangka," kata Basaria. 

KPK terus mengusut kasus dugaan suap dalam proyek Meikarta. KPK telah memeriksa 34 saksi yang berasal dari berbagai kalangan. 

Pada kasus ini, total ada sembilan orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dua di antaranya yakni Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta.

Tersangka lainnya yakni dua konsultan Lippo Group yaitu Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen. Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar, Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi juga bernasib sama.





(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id