Remigo Diduga Pakai Duit Suap buat Mengamankan Kasus Istri

Fachri Audhia Hafiez 19 November 2018 02:14 WIB
ott kpk
Remigo Diduga Pakai Duit Suap buat Mengamankan Kasus Istri
Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu saat tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. ANT/Aprilio Akbar.
Jakarta: Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (RYB) diduga menerima suap sebesar Rp550 juta. Duit suap itu digunakan buat kepentingan pribadi. 

"Uang tersebut diduga digunakan untuk keperluan pribadi Bupati, termasuk untuk mengamankan kasus yang melibatkan istri bupati yang saat ini sedang ditangani penegak hukum di Medan," ujar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu, 18 November 2018.

Agus tak merinci kasus hukum yang menjerat istri Remigo. KPK masih mendalami informasi ini.


Duit suap sebesar Rp550 juta diterima Remigo secara bertahap. Pada 16 November 2018, Remigo menerima Rp150 juta. Sedangkan sisanya diterima pada 17 November, sebanyak Rp250 juta dan Rp150 juta. 

Dalam operasi tangkap tangan yang digelar Minggu, 18 November, KPK mengamankan duit sebesar Rp150 juta.

"Dari lokasi tim mengamankan uang senilai Rp150 juta yang dimasukkan dalam tas kertas," kata Agus.

Selain Remigo, KPK menetapkan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat David Anderson Karosekali (DAK) dan pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE) sebagai tersangka. Remigo dan David diduga menerima suap berasal dari mitra yang sedang mengerjakan proyek-proyek di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat.

Remigo, David, dan Hendriko disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id