Fuad Amin
Fuad Amin

Sidang Lanjutan Fuad Amin Hadirkan 17 Saksi

Surya Perkasa • 06 Agustus 2015 12:57
medcom.id, Jakarta: Sidang lanjutan kasus korupsi mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron kembali digelar. Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan 17 saksi dalam persidangan.
 
Saksi diharapkan mengungkap aset Fuad dan nilai suap ke mantan Bupati Bangkalan itu. Saksi yang dihadirkan dari Dinas Pertambangan Mineral dan Kehutanan, mantan pejabat retail BTN Bangkalan, perusahaan asuransi dan pengembang apartemen.
 
"Kami usulkan untuk membaginya jadi dua sesi Yang Mulia. Sesi pertama soal aset terdakwa di Jakarta. Yang kedua saksi dari jajaran dinas dan PNS Kabupaten Bangkalan," kata Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).

Karena mempertimbangkan efisiensi waktu, disepakati persidangan berjalan dengan satu sesi.
 
Dalam persidangan sebelumnya, Senin 3 Agustus, Jaksa menghadirkan 24 saksi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Kabupaten Bangkalan. Beberapa saksi berasal dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan Daerah, PNS dan pensiunan PNS.
 
Terungkap Fuad sering meminta fee untuk meloloskan anggaran yang diajukan SKPD dan UKPD Kabupaten Bangkalan. Fuad disebut-sebut meminta fee sebesar 5 hingga 10 persen. (Klik: Fuad Amin Minta Jatah ke Dinas Pertambangan dan Energi)
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Nooraida Rahmawati, bersaksi pernah menyerahkan fee kepada Fuad Amin. Fee diberikan Nooraida meski Fuad tak lagi menjabat sebagai Bupati Bangkalan.
 
"Iya (memberi fee) 10 persen ke Bapak Fuad," kata Nooraida di persidangan.
 
Sidang Lanjutan Fuad Amin Hadirkan 17 Saksi
Saksi kasus Fuad Amin. Foto: MI/Surya Perkasa
 
Nooraida menyebut fee untuk Fuad menjadi tradisi. Hal senada juga disampaikan oleh mantan Direktur Rumah Sakit Prof Sitiawan Kartosoedirdjo Heru Ariadi. "Ada (setoran) sejak 2003. Sudah lama kejadiannya," kata Heru.
 
Fuad membantah kesaksian itu. "Saya selama 10 tahun menjabat sebagai Bupati tidak merasa dan tidak pernah menerima 10 persen dari realisasi yang mana. Sama sekali tidak ingat," kata Fuad.
 
Kurun waktu 12 tahun atau sejak 2003-2015 uang Fuad Amin terus membengkak hingga miliaran. (Klik: Fuad Amin Bantah Minta Fee 10 Persen dari Anak Buah)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>