Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Kivlan Zen. Foto: Medcom.id/Cindy
Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Kivlan Zen. Foto: Medcom.id/Cindy

Kivlan Zen Menjalani Sidang Perdana

Nasional senjata ilegal kasus makar Demo Massa Penolak Pemilu
Candra Yuri Nuralam • 10 September 2019 06:40
Jakarta: Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Kivlan Zen dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus kepemilikan senjata api ilegal, hari ini, Selasa, 10 September 2019 di PN Jakarta Pusat. Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan.
 
Kuasa Hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta, mengatakan kliennya sedang tidak sehat. Namun, dia memastikan Kivlan tetap hadir.
 
"Kalau dipaksakan hadir ya hadir, mungkin dibopong atau pakai kursi roda. Ya lihat saja Jaksa gimana bawanya," kata Tonin kepada Medcom.id, Selasa, 10 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tonin menyebut Kivlan sangat siap menghadapi sidang. Pihaknya belum memutuskan untuk mengajukan nota keberatan atau eksepsi terkait dakwaan.
 
"Kita lihat dulu keadaannya, kalau jelas (dakwaan) ngapain dieksepsi," ujar Tonin.
 
Dia kukuh kliennya tidak bersalah. Tonin menuding kepolisian plin plan menetapkan kasus Kivlan.
 
"Orang dituduhnya membunuh kok sekarang malah kepemilikan senjata api, itu lain. Jauh gunung dari laut kan itu jadinya," ucap Tonin.
 
Kivlan ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan perdana dalam kasus dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Rabu, 29 Mei 2019. Nama Kivlan terseret kasus kepemilikan senjata api ilegal usai enam orang tersangka yang masih berkaitan dengan kasus dugaan makar ditangkap.
 
Keenamnya, IK alias HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. Mereka diduga menunggangi aksi demonstrasi penolakan hasil pemilu pada 21-22 Mei 2019.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif