medcom.id, Jakarta: Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz angkat bicara soal penahanan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Legislator Adriansyah. Tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dinilai sebagai tahapan awal untuk memulihkan diri.
"Kalau dianggap sebagai awal kebangkitan saya sepakat kita menggunakan terminologi itu. Masih pada tahapan awal. Inikan ibarat cicak dan buaya baru selesai bertarung, luka-luka cicak belum sepenuhnya sembuh," kata donal dalam acara Bincang Pagi, Metro TV, Sabtu (4/11/2015).
Menurut Donal, KPK saat ini mencoba untuk move on dari persoalan kasus Komjen Budi Gunawan yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Perlahan, lanjut Donal, KPK mulai memfokuskan diri untuk menangani kasus-kasus yang prosesnya tersendat. Salah satunya kasus SDA.
"Kemudian, operasi-oprasi yang dimulai dari laporan masyarakat seperti kasus tangkap tangan kemarin yang baru saja dilakukan di Bali. Ini menurut saya merupakan momentum mencoba untuk memperbaiki diri. Kemudian, untuk mengembalikan staminanya ke kondisi semula pasca kasus KPK juga yang juga melibatkan kepolisian," papar dia.
Namun, Donal beranggapan persoalan inikan belum selesai. Baik kepolisian dan KPK harus menyelesaikan banyak persoalan lainnya. "Masih banyak fiksi-fiksi yang lain menurut saya yang potensi terus terjadi. Dan, KPK coba keluar dari persoalan itu dan tetap memfokuskan diri pada penyelesaian kasus-kasus," pungkas Donal.
medcom.id, Jakarta: Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz angkat bicara soal penahanan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Legislator Adriansyah. Tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dinilai sebagai tahapan awal untuk memulihkan diri.
"Kalau dianggap sebagai awal kebangkitan saya sepakat kita menggunakan terminologi itu. Masih pada tahapan awal. Inikan ibarat cicak dan buaya baru selesai bertarung, luka-luka cicak belum sepenuhnya sembuh," kata donal dalam acara Bincang Pagi, Metro TV, Sabtu (4/11/2015).
Menurut Donal, KPK saat ini mencoba untuk
move on dari persoalan kasus Komjen Budi Gunawan yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Perlahan, lanjut Donal, KPK mulai memfokuskan diri untuk menangani kasus-kasus yang prosesnya tersendat. Salah satunya kasus SDA.
"Kemudian, operasi-oprasi yang dimulai dari laporan masyarakat seperti kasus tangkap tangan kemarin yang baru saja dilakukan di Bali. Ini menurut saya merupakan momentum mencoba untuk memperbaiki diri. Kemudian, untuk mengembalikan staminanya ke kondisi semula pasca kasus KPK juga yang juga melibatkan kepolisian," papar dia.
Namun, Donal beranggapan persoalan inikan belum selesai. Baik kepolisian dan KPK harus menyelesaikan banyak persoalan lainnya. "Masih banyak fiksi-fiksi yang lain menurut saya yang potensi terus terjadi. Dan, KPK coba keluar dari persoalan itu dan tetap memfokuskan diri pada penyelesaian kasus-kasus," pungkas Donal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)