Polda Metro Tangkap 387 Orang dalam 3 Hari
Sebanyak 73 pelaku kriminalitas jalanan yang ditangkap di wilayah hukum Polda Metro Jaya - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan 387 orang pelaku kriminalitas ditangkap. Ini merupakan hasil operasi cipta kondisi (cipkon) wilayah hukum Polda Metro selama tiga hari sejak 3 Juli hingga 5 Juli 2018.

"Penangkapan dilakukan oleh Polres jajaran dan Polda. Sebanyak 16 tim yakni 13 tim Polres dan tiga tim Polda yang sudah menemukan 69 kasus kejahatan jalanan. Dari kasus itu, kita bisa mengamankan orang sebanyak 387," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Juli 2018.

Namun, lanjut Argo, tidak semua yang ditangkap dilakukan penahanan. Mereka yang dilepas lantaran tak terbukti melakukan kejahatan. 


"Setelah kita lakukan penyidikan, ternyata 73 orang yang bisa kita lakukan penahanan karena melakukan tindak pidana. Sementara 314 orang kita lakukan pembinaan artinya mereka tidak terbukti dalam melakukan tindak pidana," ungkap dia. 

Argo menyebut mereka ditangkap lantaran melakukan kejahatan jalanan seperti jambret, begal, pencurian motor, penodongan dan lain-lain. 

(Baca juga: Pimpinan Polisi Yang Gagal Hentikan Kejahatan Jalanan Segera Dicopot)

Adapun dari 73 orang itu, Polisi melakukan tindakan tegas pada 25 orang. "Kita lumpuhkan di kakinya karena berusaha melawan petugas pada saat penangkapan," ujar Argo. 

Serta ada dua orang yang meninggal dunia. "Dua orang itu, kita lakukan tindakan keras dan terukur (tembak mati) di Polres Jakarta Barat pada 3 Juli 2018. Mereka kehabisan darah saat diperjalanan ke rumah sakit dan meninggal dunia," terang Argo.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sepeda motor, senjata tajam, golok, dan senjata api rakitan. 

Akibat perbuatannya, Mereka disangka melanggar Pasal 363, 365, 368 KUHP dan Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. 

Berikut rincian 73 orang yang ditahan; Polres Metro Jakarta Pusat (7 Orang), Polres Metro Jakarta Utara (18 Orang), Polres Metro Jakarta Barat (1 Orang), Polres Metro Jakarta Selatan (11 orang), Polres Metro Jakarta Timur (tidak ada yang ditahan), Polres Metro Tangerang Kota (7 orang), Polres Metro Bekasi Kota (10 orang), Polres Metro Bekasi (3 orang), Polresta Depok (4 Orang), Polres Tangerang Selatan (3 Orang), Polres Pelabuhan Tanjung Priok (5 Orang), Polresta Bandara Soetta (tidak ada yang ditahan), Polres Kepulauan Seribu (tidak ada yang ditahan), Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (4 orang). 







(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id