KPK Minta Cagub Maluku Ahmad Hidayat Bersikap Kooperatif

Juven Martua Sitompul 29 Juni 2018 03:11 WIB
kasus korupsi
KPK Minta Cagub Maluku Ahmad Hidayat Bersikap Kooperatif
alon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan surat pemanggilan ulang terhadap calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (AHM). Calon gubernur yang diusung partai Golkar dan PPP itu akan diperiksa ulang pada 2 Juli 2018.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan selain memanggil Ahmad surat panggilan juga telah dilayangkan penyidik kepada adiknya Zainal Mus (ZM). Keduanya diminta bersikap kooperatif dan datang memenuhi panggilan penyidik

"Kami sudah sampaikan surat ini jadi kami harap dua tersangka yang dipanggil tersebut untuk datang ke KPK," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018.


KPK sebelumnya menetapkan Ahmad dan Zainal sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Bobong di APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2009. Kakak beradik ini diduga merekayasa pembelian lahan masyarakat yang belakangan diketahui milik Zainal.

Ditaksir pemufakatan ini merugikan negara hingga Rp3,4 miliar. Rincian aliran dana tersebut yakni  Rp1,5 miliar ditransfer pada Zainal, Rp850 juta diberikan pada Ahmad melalui pihak lain untuk disamarkan dan sisanya mengalir pada pihak lain.

Atas dugaan itu, Ahmad dan Zainal disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.




(SCI)