Petugas mengevakuasi lima jenazah ABK yang ditemukan di kapal ikan, Kamis, 17 September 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Petugas mengevakuasi lima jenazah ABK yang ditemukan di kapal ikan, Kamis, 17 September 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

Penyelidikan Penemuan 5 Mayat ABK di Freezer Dihentikan

Nasional penemuan mayat ABK WNI Mayat ABK di Freezer
Siti Yona Hukmana • 19 September 2020 10:40
Jakarta: Polisi menghentikan penyelidikan kasus penemuan lima jasad anak buah kapal (ABK) KM Starindo Jaya Maju IV di dalam freezer atau ruang pendingin. Keputusan itu diambil karena tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus ini.
 
"Setelah kita visum tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Kapolres Kepulauan Seribu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Morry Edmond, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 19 September 2020.
 
Menurut dia, kelima ABK itu dipastikan meninggal karena menenggak minuman keras (miras) oplosan. Morry mengakui sempat curiga kelima ABK itu meninggal karena virus korona (covid-19). Namun, hasil visum tidak menunjukkan kecurigaan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi, setelah visum meninggal karena miras oplosan," ungkap Morry.
 
Baca: Kronologi Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Starindo Jaya
 
Polisi menemukan lima jenazah ABK di dalam ruang pendingin KM Starindo Jaya saat operasi yustisi di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Kamis, 17 September 2020. Kapal ikan itu berpapasan dengan petugas saat hendak berlabuh setelah dua bulan berlayar.
 
Lima jenazah ABK itu yakni Putra Enggal Pradana, 19; Khoirul Mutaqqin, 24; M Zulkarnaen, 24; Mohammad Son Haji, 27; dan Miftakhul Huda, 21. Setibanya di Dermaga Marina Ancol, jenazah kelima ABK langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk divisum.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif