KPK Kembali Panggil Sjamsul Nursalim

Fachri Audhia Hafiez 22 Oktober 2018 12:06 WIB
kasus blbi
KPK Kembali Panggil Sjamsul Nursalim
Juru bicara KPK Febri Diansyah - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan pada petinggi PT Gajah Tunggal Tbk Sjamsul Nursalim dan istri, Itjih Nursalim. Keduanya bakal diperiksa terkait kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"KPK kembali memanggil Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim untuk jadwal permintaan keterangan hari ini dan besok (22 dan 23 Oktober 2018)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin, 22 Oktober 2018.

KPK telah mengirimkan surat permintaan permohonan keterangan kepada Sjamsul dan Itjih yang menetap di Singapura sejak beberapa tahun lalu. Surat tersebut dikirim ke kantor Gajah Tunggal, di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, serta kediaman Sjamsul di Singapura.


"KPK berkoordinasi dengan otoritas di Singapura dan ikut mengantarkan surat tersebut," ucap Febri.

(Baca juga: Sjamsul dan Istri Berpeluang jadi Tersangka)

KPK berharap keduanya bisa memenuhi panggilan. Pemanggilan tersebut guna memberi ruang bagi Sjamsul dan Itjih untuk menyampaikan klarifikasi ataupun keterangan lainnya.

Pemanggilan Sjamsul dan istri ini merupakan pengembangan atas putusan majelis hakim pengadilan Tipikor terhadap Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung. Syafruddin divonis 13 tahun penjara dan denda Rp700 juta subsider tiga bulan kurungan.

Syafruddin terbukti merugikan negara sekitar Rp4,58 triliun atas penerbitan SKL BLBI kepada Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Perbuatan Syafruddin telah memperkaya Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali BDNI tahun 2004.


 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id