Katering Apel Pemuda Islam Diusut Polisi

Siti Yona Hukmana 26 November 2018 13:42 WIB
kasus korupsi
Katering Apel Pemuda Islam Diusut Polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan memeriksa penyedia makanan pada saat kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia di Candi Prambanan, Yogyakarta. Hal ini terkait pengusutan penggunaan anggaran Rp2 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) oleh Pemuda Muhammadiyah.

"Penyidik nanti akan memeriksa tentang penyedia makanan seperti apa (penggunaan dananya)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta Selatan, Senin, 26 November 2018.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa pengadaan kaus dan penggunaan fasilitas hotel. Pasalnya, anggaran pasti keluar dari pengadaan itu. "Nanti akan ditelusuri sampai sana," ujar Argo.


Penyelidikan kasus ini dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat. Polisi menemukan data fiktif pada laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pemuda Muhammadiyah. 

"Kami sudah ada bukti permulaan yang cukup diduga adanya penyimpangan anggaran kegiatan kemah yang dilaksanakan Kemenpora tahun anggaran 2017," ujar Argo. 

Baca: Polisi Temukan Data Fiktif di Kasus Korupsi Kemah

Penggunaan anggaran Rp2 miliar yang diberikan Kemenpora kepada Pemuda Muhammadiyah akan didalami. Polisi akan menelusuri apakah seluruh anggaran yang diberikan itu habis total atau ada kelebihan.

"Ada mark up (penaikan anggaran) misalnya dalam suatu pengadaan kaus atau baju itu ada perbedaan faktanya dengan yang tertulis di LPJ. Itu yang kami lakukan pemeriksaan kepada saksi lain," ujar Argo.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id