Advokat Lucas - Medcom.id/Damar Iradat.
Advokat Lucas - Medcom.id/Damar Iradat.

Lucas Bantah Bantu Eddy Sindoro Melarikan Diri

Nasional suap di ma
Damar Iradat • 14 November 2018 13:05
Jakarta: Advokat Lucas mengaku tak pernah menjadi penasihat hukum petinggi PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro. Dia menilai perkara merintangi penyidikan yang ditujukan kepadanya oleh Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK) janggal.
 
Lucas juga membantah membantu Eddy melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari penyidikan kasus suap terhadap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edi Nasution. Bahkan, menurutnya, Eddy juga telah menyatakan bahwa Lucas tak terlibat dalam perkara tersebut.
 
"Saya tidak pernah menjadi kuasa ataupun penasihat hukum Eddy Sindoro apalagi sampai membantunya melarikan diri. Sungguh janggal penyidikan perkara ini," kata Lucas saat membacakan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik KPK, kata dia, menutup mata terhadap fakta yang Eddy Sindoro sampaikan. Padahal, Eddy menjelaskan jika dirinya telah berada di luar negeri sejak April 2016 untuk keperluan berobat.
 
Eddy, kata Lucas, semakin tak berniat kembali ke Tanah Air ketika mendengar dirinya dijadikan tersangka oleh KPK. Ia khawatir akan ditahan sehingga akan mengganggu proses pengobatannya.
 
(Baca juga:Hindari KPK, Pengacara Minta Eks Petinggi Lippo Keluar WNI)
 
Selain itu, kata Lucas, Eddy juga telah menerangkan kepada penyidik kalau tak ada keterlibatan Lucas. Menurut keterangan Eddy, yang membantunya sejak April 2016 sampai dengan menyerahkan diri adalah Jimmy alias Lie.
 
"Selain tidak dianggap, fakta tersebut malah dimanipulasi sedemikian rupa sehingga dalam surat dakwaan timbul tuduhan bahwa saya menyarankan Eddy untuk tidak kembali ke Indonesia," tutur dia.
 
Lucas sebelumnya didakwa merintangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus yang menjerat petinggi PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro.
 
Lucas didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
(Baca juga:Pelarian Eddy Sindoro Dibantu Petugas Imigrasi Soetta)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif