Menkumham Ingatkan Sipir soal Pungli dan Suap
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly--Medcom.id/M Rodhi Aulia
Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly mewanti-wanti para sipir baru untuk menghindari praktik pungutan liar (pungli) dan suap. Ia juga meminta kepada sipir yang lebih lama mengabdi untuk tidak memberikan dampak buruk.

"Itu sudah harapan besar yang sebelumnya saya sudah ingatkan, jangan kamu nodai yang baru-baru ini," kata Yasonna di Balai Sarbini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin, 16 April 2018.

Sebanyak 14 ribu sipir baru ini akan digembleng dan diberikan pengarahan sebelum ditempatkan ke beberapa lembaga pemasyarakatan. Politikus PDI Perjuangan itu pun tak segan-segan bakal memecat sipir yang kongkalikong dengan narapidana. 


Baca: Menkumham Minta 14 Ribu Sipir Baru Jaga Integritas

Sipir lama pun tak luput dari pemantauan. Mereka diharapkan dapat membimbing para sipir baru. 

"Buat yang lama tidak berarti kita tidak melakukannya. Kita terus memperbaiki," ujar Yasonna.

Yasonna berharap sipir baru memiliki tanggung jawab dan integritas. Bersih dari narkoba dan korupsi. 

"Ini harapan kami, mereka sudah kami terima dengan baik dan bersih," pungkasnya.





(AZF)