Plt Ketua KPK Taufiqurahman Ruki (kanan) didampingi (dari kiri) Plt Wakil Ketua Indriyanto Seno Adji dan Wakil Ketua Adnan Pandu Praja ketika konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/2). (Foto: MI/ROMMY PUJIANTO)
Plt Ketua KPK Taufiqurahman Ruki (kanan) didampingi (dari kiri) Plt Wakil Ketua Indriyanto Seno Adji dan Wakil Ketua Adnan Pandu Praja ketika konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/2). (Foto: MI/ROMMY PUJIANTO)

Derita Kanker, Indriyanto tak akan Mundur dari KPK

Renatha Swasty • 25 Februari 2015 20:43
medcom.id, Jakarta: Pelaksana tugas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji tengah menderita sakit kanker. Kendati demikian, dia akan tetap memimpin komisi antirasuah.
 
"Enggak ada niatan mundur," kata Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, saat dihubungi, Rabu (23/2/2015).
 
Menurut dia, kondisi Indriyanto sudah diketahui seluruh pimpinan KPK. Indriyanto pun dinilai tetap dapat memimpin lembaga tersebut.

Kisah Indriyanto yang mengidap kanker dimuat di laman parkwaycancercentre.com. Parkway Cancer Centre adalah lembaga yang berkonsentrasi pada penyakit kanker yang berbasis di Singapura.
 
Pada tulisan yang dipublikasikan pada Juli 2012, Indriyanto disebut telah mengidap kanker sejak 2010. Awalnya dia menderita batuk selama satu setengah bulan.
 
Di hari ulang tahunnya ke-53, Indriyanto merasakan sakit yang luar biasa di mata kiri dan sisi kiri kepalanya. Sakit juga dirasakan di bahu dan punggung kiri. Suaranya juga hilang. Itu terjadi pada 11 November 2010.
 
Guru besar dan dekan di Universitas Krisna Dwipayana itu sempat menderita sakit selama 10 menit sebelum dilarikan ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Di sana dia menjalani pemeriksaan jantung, saraf dan mata. Tapi, dia dinyatakan sehat.
 
Pada 22 November, karena sakit itu berlanjut, dia berangkat ke rumah sakit lain di Karawaci. Rumah sakit tersebut memiliki magnetic resonance imaging (MRI) scan. Lagi-lagi dia dinyatakan sehat. Tapi, dia meminta pemeriksaan X-Ray dan CT Scan.
 
Akhirnya diketahui kalau Indriyanto menderita kanker. Selanjutnya, dia menjalani pengobatan di sebuah rumah sakit di Singapura. "Saya sudah menjalani 19 sesi kemoterapi dan 30 sesi tomoterapi," ujar Indriyanto dalam tulisan itu. Belum diketahui apa yang dilakukan Indriyanto terhadap penyakitnya selama 2012 hingga saat ini.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan