Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen. Foto: Medcom.id/Cindy.
Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen. Foto: Medcom.id/Cindy.

Kivlan Zen Diperiksa Soal Senjata Api

Nasional kasus makar
Siti Yona Hukmana • 14 Juni 2019 13:40
Jakarta: Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen akan diperiksa Polda Metro Jaya. Dia bakal menghadap ke penyidik Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
 
"Iya benar, nanti rencananya diperiksa pukul 13.00 WIB di Jatanras Krimum," kata kuasa hukum Kivlan, Muhammad Yuntri, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.
 
Menurut Yuntri, kliennya akan dimintai keterangan terkait kepemilikan senjata api. Ia memastikan mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) itu akan hadir memenuhi panggilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti berangkat dari Rutan (Tumah Tahanan) Guntur. Saya akan mendampingi ke Polda," imbuh dia.
 
Baca: Kapolri Mengaku Tak Nyaman Menangani Kasus yang Menjerat Purnawirawan TNI
 
Kivlan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 29 Mei 2019. Ia kemudian ditahan selama 20 hari di Rutan Guntur, Jakarta Selatan. Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
 
Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi demonstrasi penolakan hasil pemilihan umum (pemilu) pada 21-22 Mei 2019. Para tersangka itu adalah HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.
 
Dari kelompok tersebut, kepolisian menyita empat senjata api ilegal. Dua senjata api di antaranya rakitan.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif