Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto.
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto.

Polisi Terus Menyibak Tabir Kasus Novel

Nasional novel baswedan
Kautsar Widya Prabowo • 09 Desember 2019 13:43
Jakarta: Polri masih mendalami kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi memeriksa sejumlah bukti terkait kasus itu.
 
"Penyidik tetap melakukan kegiatan untuk mencari (barang bukti) baik melalui ilmiah, mulai dari induktif, deduktif, kita tetap bekerja untuk melakukan pengungkapan," kata Karopenmas Brigjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 9 Desember 2019.
 
Kabareskrim anyar Irjen Listyo Sigit Prabowo masih mempelajari kasus tersebut. Listyo baru saja ditunjuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang menjabat sebagai Kapolri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Argo menilai langkah Presiden Joko Widodo memanggil Jenderal Idham untuk menanyakan perkembangan kasus Novel sangat tepat. Hanya saja Argo belum bisa membeberkan hasil pertemuan tersebut.
 
"Nanti setelah bapak Kapolri (Jenderal Idham Aziz) dari Istana baru nanti mendapatkan informasi," jelas jenderal bintang satu itu.
 
Presiden Joko Widodo irit bicara soal perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Ia hanya berjanji bakal menagih perkembangan kasus itu kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.
 
"Nanti saya jawab setelah saya dapat laporan dari Kapolri. Senin (9 Desember 2019) akan saya undang Kapolri," kata Jokowi usai meresmikan Gerbang Tol Parigi, Serpong, Jumat, 6 Desember 2019.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif