Peneliti institute for security and strategic studies (ISESS) Bambang Rukminto. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Peneliti institute for security and strategic studies (ISESS) Bambang Rukminto. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Polisi Diminta Tangkap Seluruh Eks Anggota FPI yang Terpapar Radikalisme

Nasional terorisme polri Teroris FPI Penegakan Hukum radikalisme Crosscheck Muhammad Rizieq Shihab Munarman Ditangkap Terduga Teroris
Candra Yuri Nuralam • 02 Mei 2021 12:58
Jakarta: Pengungkapan kasus dugaan terorisme di Front Pembela Islam (FPI) diharapkan tidak berhenti pada penangkapan Munarman. Polisi diminta segera menangkap mantan anggota FPI lain yang diduga terpapar radikalisme.
 
"Ini adalah yang sangat besar, keberadaan yang sangat besar. Bukan hanya pada titik penangkapan Munarman tapi lebih besar lagi bagaimana hal itu memberikan efek deteren bagi kelompok-kelompok atau simpatisan pada tindakan ekstrimisme, dan itu sebagian ada di FPI," kata peneliti institute for security and strategic studies (ISESS) Bambang Rukminto dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id dengan tema 'Munarman Teroris?', Minggu, 2 Mei 2021.
 
Bambang mengatakan banyak terduga teroris yang memanfaatkan nama FPI untuk beraksi. Polisi diminta segera mengungkap terduga teroris yang bersembunyi di balik nama FPI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terorisme atau simpatisan ekstrimisme itu banyak sekali, di FPI pun tidak semuanya juga mempunyai paham ekstrimisme atau terorisme," ujar Bambang.
 
Baca: Penangkapan Munarman Terkait Terorisme Diyakini Tak Melanggar Hukum
 
Polisi juga diminta menggencarkan penangkapan eks anggota FPI yang terpapar radikalisme. Penangkapan diyakini bisa menimbulkan efek jera bagi mantan anggota FPI lain yang sudah terpapar radikalisme namun belum tertangkap.
 
"Jangan sampai yang semula hanya simpatisan pada gerakan sosial yang dilakukan FPI kemudian semakin besar kebenciannya kepada pemerintah, kepada kepolisian, ini yang mengarah kepada ekstrimisme," tutur Bambang.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif