Insiden di Lapas Banda Aceh Terencana

Candra Yuri Nuralam 30 November 2018 19:32 WIB
tahanan kabur
Insiden di Lapas Banda Aceh Terencana
Dirjen Kemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham, Sri Puguh Budi Utami (tengah). Medcom.id/ Candra Yuri Nuralam,
Jakarta: Dirjen Kemasyarakatan Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami mengatakan insiden keributan yang berujung kaburnya 133 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banda Aceh terencana.

Sri mengatakan insiden kemarin bukan karena kurangnya personel keamanan. Dia bilang hal itu juga bukan karena terlalu banyaknya napi yang terlibat.

"Jumlah pegawai disana 116, dan saat ini masih memadi dan relatif aman untuk Banda Aceh," kata Sri Puguh di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat, 30 November 2018.


Dia bilang para narapidana telah menyiapkan beberapa jebakan untuk mengelabui petugas lapas. Alhasil mereka bisa melarikan diri seperti yang telah direncanakan.

"Usai azan ada beberapa napi yang berteriak di sekitar pagar antara masjid dengan ruang menuju kantor. Oleh Kepala KPLP dan Kepala Seksi Keamanan ditanya ada apa, mereka berteriak marah kemudian melempar botol berisi air cabe ke arah kepala KPLP," lanjut Sri.

Hingga saat ini, kepolisan dibantu dengan beberapa personel gabungan sudah berhasil menangkap 26 narapidana dari total 113 orang yang melarikan diri. Polisi masih mencari para residivis tersebut.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id