Pimpinan Pemerikasaan Keuangan Negara I BPK RI Nyoman Adhi Suryadhnyana (kiri) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Mabes Polri. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Pimpinan Pemerikasaan Keuangan Negara I BPK RI Nyoman Adhi Suryadhnyana (kiri) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Mabes Polri. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polri Kembali Dapat Predikat WTP dari BPK

Siti Yona Hukmana • 28 Juni 2022 18:51
Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan polri Tahun Anggaran 2021. Polri meraih WTP selama sembilan tahun berturut-turut, sejak 2013-2021.
 
"Hasil dari pemeriksaan, saat ini Kepolisian RI memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian atau WPT dan ini adalah perolehan yang ke-9 berturut-turut," kata Pimpinan Pemerikasaan Keuangan Negara I BPK RI Nyoman Adhi Suryadhnyana di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juni 2022.
 
Menurut Nyoman, perolehan itu adalah suatu prestasi yang membanggakan. Namun, prestasi itu disebut bukan hadiah. Melainkan kerja bagus yang telah dilakukan seluruh jajaran polri dalam melaksanakan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara akuntabel dan transparan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harapan kami ke depan, prestasi ini perlu untuk dipertahankan mengingat Kepolisian RI selain melaksanakan tugas dan fungsi utamanya, juga melaksanakan tugas dan fungsi tambahan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan khusunya dari peneriman negara bukan pajak atau PNBP bagi negara RI ini," ungkap dia.
 

Baca: Penjelasan Polri Soal Bebasnya 2 Tersangka KSP Indosurya


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih atas pemberian WTP itu. Dia ingin peraihan WTP itu dapat dipertahankan hingga tahun-tahun ke depan. 
 
"Tentunya ini menjadi komitmen kami untuk di tahun-tahun berikutnya kami akan melaksanakan komitmen terkait dengan pemanfaat dan penggunaan keuangan negara secara transparan dan akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Listyo. 
 
Dia memastikan polri akan melaksanakan tugas pokok termasuk program-program untuk mengawal Kebijakan pemerintah. Selain itu, mendorong pemasukan atau penambahan terkait dengan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
 
"Mungkin juga kami bisa ikut mendorong dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan mengawal kebijakan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga agar APBN tetap bisa berjalan dengan baik di situasi yang ketidakpastian ini dengan mengawal berbagai strategi, tranformasi ekonomi," ungkap jenderal bintang empat itu.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif