PT Terbit Financial Technology melaporkan Gojek dan Tokopedia terkait penggunaan nama GoTo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
PT Terbit Financial Technology melaporkan Gojek dan Tokopedia terkait penggunaan nama GoTo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Pakai Nama GoTo, Gojek dan Tokopedia Dilaporkan ke Polda Metro

Nasional polri tokopedia gojek GoTo
Siti Yona Hukmana • 09 November 2021 12:02
Jakarta: PT Terbit Financial Technology melaporkan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek dan PT Tokopedia ke Polda Metro Jaya. Kedua perusahaan itu dilaporkan atas penggunaan nama GoTo yang diduga memiliki kesamaan dengan produk PT Terbit.
 
"Penggunaan merek GoTo oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dan PT Tokopedia dilakukan tanpa adanya pengakuan hak merek terlebih dahulu dan tentu saja melanggar hak atas merek GOTO milik pelapor," kata kuasa hukum PT Terbit Financial Technology, Alfons Loemau, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 9 November 2021.
 
Alfons mengatakan kliennya telah mengantongi hak paten atas merek GOTO. Hal itu tertuang dalam sertifikat merek Nomor IDM00085218 kelas 42 tanggal 10 Maret 2020 yang terdaftar di Dirjen Hak Kekayaan Industrial, Kementerian hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gojek dan Tokopedia disebut menggunakan nama produk yang sama yaitu GoTo. Perbedaan nama produk terletak pada penggunakan huruf kapital. PT Terbit menggunakan GOTO, sedangkan Gojek dan Tokopedia memakai GoTo.
 
Alfons menyebut GOTO milik kliennya sudah terdaftar lebih dahulu di kelas 42 dengan perlindungan sampai 10 Maret 2030. Merek GOTO disematkan PT Terbit untuk sebuah aplikasi di bidang jasa pengembangan perangkat lunak opensource yang diadopsi oleh blockchains.
 
Gojek dan Tokopedia diduga telah melakukan pelanggaran hak atas merek. Kesamaan merek itu berdampak ke PT Pelita.
 
Pengacara PT Terbit lainnya, Serfasius Serbaya Manek, mengatakan PT Pelita mengalami kerugian hingga Rp1,2 triliun akibat pemakaian merek GoTo. Kerugian ini terdiri dari materiil dan immateriil.
 
"Kerugian materiil yang ril terjadi itu lebih dari Rp200 miliar, kalau imateriilnya lebih dari Rp1 triliun," ujar Serfasius.
 
Kerugian muncul akibat investor gagal masuk ke PT Pelita akibat adanya kesamaan merek dagang. Sehingga, membuat perdebatan di mata investor. Sedangkan, Gojek dan Tokopedia mendapat suntikan dana besar dari sejumlah investor.
 
Laporan terhadap Gojek dan Tokopedia teregistrasi dengan nomor LP/B/5083/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 13 Oktober 2021. Adapun terlapornya yakni PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, PT Tokopedia, beserta para CEO perusahan tersebut.
 
Terlapor dipersangkakan Pasal 100 ayat (2) dan atau Pasal 102 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Terlapor I PT Karya Anak Bangsa (Gojek) dan terlapor II PT Tokopedia.
 
Baca: Valuasi GoTo Tembus USD30 Miliar, Investor Lokal Untung Besar
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif