ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Anak Buah Anies Desak KPK Periksa FEO Terkait Formula E

Candra Yuri Nuralam • 30 November 2021 07:41
Jakarta: Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Formula E Operations (FEO). Keterangan FEO dinilai dibutuhkan untuk menjelaskan bayar kemahalan dalam pelaksanaan Formula E di Jakarta.
 
"Nanti kita juga membuka peluang kepada teman-teman di KPK, ngomong langsung dengan organizing comitte-nya," kata anggota TGUPP DKI Jakarta Bambang Widjojanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 29 November 2021.
 
Bambang mengatakan Chief Championship FEO Alberto Longo diyakini mumpuni memberikan penjelasan ke KPK terkait masalah bayar kemahalan itu. Menurutnya, Alberto bisa menjelaskan alasan Jakarta diberi tarif lebih mahal ketimbang negara lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu (bayar kemahalan) yang sebenarnya bisa jawab Alberto, nanti dia akan jelasin itu. Dan sebenarnya Alberto sudah menjelaskan, cuma ini bukan konsumsi publik, kita enggak punya otoritas untuk menjelaskan itu," ujar Bambang.
 
Bambang mengatakan pihaknya siap jika diminta menjembatani pertemuan KPK dengan FEO. Keterangan dia diyakini bisa membuat masalah menjadi makin terang.
 
Baca: Serahkan Dokumen Formula E, Jakpro Minta Wejangan KPK
 
"Jadi, kalau teman-teman KPK mau ketemu dengan Alberto, mau melakukan konfirmasi macam-macam silakan, jadi Alberto nya juga sudah setuju ya," tutur Bambang.
 
Sebelumnya, KPK memastikan penyelidikan rasuah dalam ajang balap Formula E tidak sembarangan. Kasus itu dibuka karena KPK mengantongi bukti.
 
"Seluruhnya didasarkan pada kecukupan bukti-bukti yang membuat terangnya suatu konstruksi peristiwa pidana korupsi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 15 September 2021.
 
Ali menegaskan pihaknya sudah sesuai aturan membuka penyelidikan dugaan korupsi dalam ajang balap mobil listrik itu. KPK menegaskan penindakan kasus korupsi di Indonesia tidak akan pandang bulu.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif