Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Foto: Medcom.id/Candra Yuri
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Foto: Medcom.id/Candra Yuri

Orang yang Dikerangkeng Bupati Langkat Mengaku Pekerja Sawit

Candra Yuri Nuralam • 26 Januari 2022 07:31
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kerangkeng berisi beberapa orang di rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin saat operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung. Mereka mengaku bekerja di kebun sawit milik Terbit.
 
"Orang-orang yang di dalam itu kemudian menerangkan bahwa mereka itu adalah pekerja di kebun sawit milik Bupati Kabupaten Langkat," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Jakarta, Rabu, 26 Januari 2022.
 
Ghufron mengatakan pihaknya sempat kaget saat menemukan sejumlah orang dikerangkeng di rumah Terbit. Tim satuan tugas KPK lantas menanyakan identitas mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim KPK cuma mengetahui mereka bekerja di kebun milik Terbit. Tim tidak mendalami alasan mereka dikurung di kerangkeng karena sibuk mencari Terbit.
 
Baca:  Bukan Pertama Kali, Migrant Care Temui Eksploitasi Manusia di Industri Kelapa Sawit Indonesia
 
"Karena memang tujuannya untuk melakukan pengamanan Bupati maka tim penyelidik KPK bergerak bergeser ke tempat lain untuk mencari yang bersangkutan," tutur Ghufron.
 
Tim KPK sempat mendokumentasikan keberadaan orang-orang di dalam kerangkeng itu. Dokumentasi itu bakal diberikan ke penegak hukum lain jika dibutuhkan.
 
Sebelumnya, Migrant Care menyebut Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin memiliki kerangkeng di rumahnya. Sebanyak 40 pekerja sawit disebut mendekam di dalam kerangkeng tersebut.
 
"Ada dua sel di dalam rumah Bupati yang digunakan untuk memenjarakan sebanyak 40 orang bekerja," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayat melalui keterangan tertulis melalui keterangan tertulis, Senin, 24 Januari 2022.
 
Anis mengatakan kerangkeng itu ada di belakang halaman rumah Terbit. Bentuknya mirip penjara dengan tambahan gembok agar para pekerjanya tidak keluar masuk sembarangan.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif