Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Staf Biro Keuangan Kemenpora Diperiksa KPK

Nasional OTT Pejabat Kemenpora Kasus Suap Imam Nahrawi
Kautsar Widya Prabowo • 01 Oktober 2019 10:02
Jakarta: Staf Biro Keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Maman F dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan dikorek sebagai saksi kasus suap penyaluran bantuan dari pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
 
"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka IMR (mantan Menpora Imam Nahrawi)," kata pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.
 
Menurut dia, penyidik juga memanggil saksi lain, yakni protokoler Kemenpora, Bambang. Ia juga diperiksa untuk tersangka yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama asisten pribadinya Miftahul Ulum. Dia diduga menerima suap dan gratifikasi Rp26,5 miliar melalui Ulum.
 
Pemberian uang itu sebagai komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018. Imam menerima suap dan gratifikasi itu sebagai ketua Dewan Pengarah Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan menpora.
 
Penetapan tersangka Imam hasil pengembangan lima tersangka. Mereka ialah Ending Fuad Hamidy, Jhonny E Awuy, Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Pumamo, dan staf Kemenpora Eko Tryanto. Kelimanya divonis bersalah di pengadilan tingkat pertama.
 
Imam dan Miftahul dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif