Diskusi soal kasus Setya Novanto di Warung Daun, Cikini. Foto: MTVN/Lukman Diah Sari.
Diskusi soal kasus Setya Novanto di Warung Daun, Cikini. Foto: MTVN/Lukman Diah Sari.

KPK Diminta Jangan Cuma Kuliti Golkar

Lukman Diah Sari • 16 Desember 2017 10:58
‎Jakarta: Mantan hakim Asep Iwan Iriawan menyakini dalam kasus megakorupsi KTP-el, Ketua Umum nonaktif Partai Golkar Setya Novanto tak bermain sendiri. Menurut dia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh hanya menguliti Partai Golkar. 
 
"Karena ada partai eceran lain yang harus dibongkar," kata Iwan dalam diskusi "Setnov Effect" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Desember 2017. 
 
Dia menjelaskan oknum-oknum partai lainnya pun mesti dibongkar. Pasalnya, dalam dakwaan kepada para terdakwa terdapat sejumlah nama yang tiba-tiba hilang. 

"Minimal yang dulu disebut terima duit, panggil. Buka dong ini semua. KPK jangan hanya garang ke SN (Setya Novanto) tapi garing ke yang lain," beber dia. 
 
Baca: KPK Buka Penyelidikan Upaya Merintangi Kasus Novanto
 
Dia percaya ada pihak yang menerima duit panas melebihi yang diterima SN yakni USD7,3 juta. Banyak orang-orang besar, kata dia, yang harus dibuka. 
 
"Jangan berhenti di SN, minimal teman-teman SN yang disebut," tegas dia. 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>