Pengacara dan Aman Abdurrahman Beda Pendapat Tanggapi Vonis Mati

Deny Irwanto 22 Juni 2018 14:43 WIB
terorismeledakan di sarinah
Pengacara dan Aman Abdurrahman Beda Pendapat Tanggapi Vonis Mati
Pengacara Aman Abdurrahman , Asrudin Hatjani--Medcom.id/Deny Irwanto.
Jakarta: Aman Abdurrahman dan pengacaranya Asrudin Hatjani sempat berbeda pendapat saat menanggapi vonis mati yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Aman langsung menolak saat ditawarkan hakim soal pengajuan banding. Namun, Asrudin mengatakan jika tim kuasa hukum akan banding.

"Kalau dari dia (Aman) begitu, dia tidak ada keinginan untuk melakukan upaya banding. Tapi kami sendiri sebagai penasihat hukum terdakwa tadi menyatakan pikir-pikir," kata Asrudin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jumat, 22 Juni 2018.


Asrudin menjelaskan, alasan Aman langsung menolak pengajuan banding adalah masalah keyakinan. Menurut Asrudin, Aman tidak pernah mengakui sistem peradilan dan hukum yang diterapkan pemerintah.

Baca: Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Namun Asrudin masih mempunyai waktu beberapa hari untuk komunikasi dengan Aman, terkait keputusan final pengajuan banding. "Kalau ustaz Oman (Aman Abdurrahman) sendiri karena dia tidak mengakui adanya peradilan dan dia tidak mengakui adanya negara, karena dia mengakui adanya khilafah," ucapnya. 

Aman tak mau menjalankan sistem peradilan dan hukum yang diterapkan pemerintah. Tapi kami dari penasihat hukum sendiri mengatakan pikir-pikir. "Tapi itu pun kami akan konsultasikan kembali dengan terdakwanya sendiri apakah mau ajukan banding atau tidak, itu tergantung beliau," jelas Asrudin.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id