Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri. Foto: Medcom/Yona
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri. Foto: Medcom/Yona

Bentrokan Maut di Sorong, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Siti Yona Hukmana • 27 Januari 2022 15:29
Jakarta: Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam bentrokan maut di Sorong, Papua Barat. Identitas kedua tersangka belum diungkap. 
 
"Sebanyak dua tersangka telah dilakukan penangkapan dan penahanan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Januari 2022. 
 
Penetapan tersangka dilakukan usai penyidik Polres Sorong Kota dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat memeriksa sejumlah saksi dan menggelar perkara. Kedua tersangka diduga melakukan pidana terkait bentrokan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedua tersangka melakukan tindakan penganiayaan," ujar jenderal bintang satu itu. 
 
Sementara itu, pelaku pembakaran klub malam Double O belum diketahui. Penyidik masih menyelidiki hal itu.
 
Baca:  Usut Penyebab Bentrok Hingga Kebakaran Klub Malam Sorong, 20 Saksi Diperiksa
 
Menurut Ramadhan, kedua tersangka berasal dari satu kelompok. Namun, tidak disebutkan dari kelompok mana. Polisi tidak ingin menyebut 'ada penyerangan' dalam bentrokan tersebut. 
 
"Kita tidak mengatakan serang atau diserang, karena aksi ini aksi pertikaian ya," ungkap Ramadhan. 
 
Menurut dia, Polri menjaga wilayah Sorong tetap kondusif. Agar bentrokan antarwarga tidak terulang. 
 
"Aparat Polri yang terdiri dari aparat Polres Sorong dan Brimob masih berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan situasi," kata dia. 
 
Bentrokan antara dua kelompok warga terjadi di Kelurahan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur, Papua Barat, pukul 23.45 WIT pada Senin, 24 Januari 2022. Kericuhan berlangsung hingga pukul 03.00 WIT pada Selasa, 25 Januari 2022.
 
Bentrokan yang dipicu perang suku antara dua pemuda Ambon itu mengakibatkan tempat hiburan malam Double O terbakar. Akibatnya, 18 orang tewas.
 
Sebanyak 17 orang tewas terbakar di tempat hiburan malam tersebut. Rata-rata merupakan karyawan dan tamu. 
 
Sedangkan, satu korban lainnya tewas akibat terkena sabetan senjata tajam (sajam). Korban merupakan anggota kelompok penyerang.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif