Wakil Ketua KPK Terpilih Lili Pintauli Siregar. Foto: MI/Susanto
Wakil Ketua KPK Terpilih Lili Pintauli Siregar. Foto: MI/Susanto

Pimpinan KPK Terpilih Minta Agus Rahardjo Cs Taat Hukum

Nasional Pimpinan Baru KPK
Candra Yuri Nuralam • 15 September 2019 16:46
Jakarta: Tindakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Laode Muhammad dan Saut Situmorang yang ramai-ramai mengundurkan diri dinilai tidak etis. Tindakan tiga pimpinan tersebut dinilai tak menghormati hukum.
 
"Yang pasti apapun itu kalau kita bergerak di bidang hukum, berjalanlah dengan koridor hukum yang ada," kata Wakil Ketua terpilih Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar di Hotel Sofyan, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 15 September 2018.
 
Lili enggan mengomentari lebih banyak terkait banyaknya anggota KPK yang mengundurkan diri. Pasalnya, dia belum secara resmi bekerja di lembaga antirasuah itu saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu putusan teman-teman apapun keputusannya pasti dengan pertimbangan, saya tidak boleh menyampaikan dan tidak etis sampaikan apapun itu," ujar Lili.
 
Banyaknya anggota korps antirasuah mengundurkan diri pun membuat publik meminta pimpinan KPK terpilih lebih cepat bekerja. Menanggapi hal itu, Lili menyatakan siap jika memang dimandatkan mengurusi korupsi lebih awal.
 
"Kalau kita mau menuju suatu tempat kita yakin bahwa visi kita dan pikiran kita mampu untuk itu," ujar Lili.
 
Namun dia tidak tahu apakah hal seperti itu bisa dilakukan atau tidak. Dia menyerahkan kepada pemerintah untuk memberikan mandat secepatnya supaya kinerja pemberantasan korupsi tidak terhambat.
 
"Kita enggak tahu kemudian setelah itu mereka menyerahkan surat ke presiden untuk kapan pelantikan apakah Desember apakah dipercepat kita serahkan kepada presiden," tuturnya.
 
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyerahkan tanggung jawab pengelolaan pemberantasan korupsi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia merasa KPK tengah berada dalam bahaya.
 
'Dengan berat hati, Jumat, kami menyerahkan tanggung jawab tertinggi. Kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden,' ujar Agus di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat, 13 September 2019.
 
Ke depan, Agus akan menunggu perintah dari Jokowi untuk melanjutkan pemberantasan korupsi. 'Kami menunggu perintah apakah kami masih dipercaya sampai Desember (2019). Apa masih berjalan seperti biasa?' tuturnya.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif