Polisi. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Polisi. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Berkas Makar Eks Kapolda Metro Segera Dilimpahkan

Nasional kasus makar
Siti Yona Hukmana • 03 Juli 2019 14:56
Jakarta: Berkas perkara kasus dugaan makar mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Mochammad Sofyan Jacob segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Saat ini, penyidik tengah merampungkan pemberkasan.
 
"Jumat, 5 Juli 2019 kita kirim berkas ke Kejaksaan," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Berkas yang akan dikirim ini adalah tahap pertama atau P19. Setelah diterima, jaksa penuntut umum (JPU) akan mengevaluasi berkas. Jika dinyatakan lengkap, pelimpahan berkas tahap kedua atau P21 dilakukan dengan membawa barang bukti dan tersangka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam proses pelimpahan berkas tahap pertama, Jerry menilai sudah tidak memerlukan keterangan Sofyan. Pemeriksaan yang sebelumnya diberikan dirasa cukup. "Enggak ada panggilan lagi," pungkas Jerry.
 
Baca: Mengeluh Sakit, Komjen (Purn) Sofyan Menolak Diperiksa
 
Sofyan ditetapkan sebagai tersangka makar pada Rabu, 29 Mei 2019. Penetapan itu dilakukan setelah memeriksa 20 saksi lebih, termasuk saksi ahli. Sofyan menjadi satu dari puluhan saksi yang telah diperiksa.
 
Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara, Sofyan diduga kuat terlibat pemufakatan makar. Salah satu buktinya, dalam kegiatan di markas tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga di Kertanegara, Jakarta Selatan, Sofyan menyampaikan kabar hoaks terkait pemerintah curang.
 
Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 
Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan berita yang dapat menimbulkan keonaran, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif