Gubernur Riau Annas Maamun (Foto: Antara/Reno Esnir)
Gubernur Riau Annas Maamun (Foto: Antara/Reno Esnir)

Saksi Sebut Annas Maamun Pernah Temui Zulkifli Hasan di Rumahnya

Hardiat Dani Satria • 22 Desember 2014 12:48
medcom.id, Jakarta: Terdakwa kasus suap alih fungsi hutan Riau, Annas Maamun sempat berkunjung ke rumah dinas Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu Zulkifli Hasan di Komplek Widya Chandra, Jakarta. Hal tersebut disampaikan Burhanuddin, Kepala Penghubung Provinsi Riau-Jakarta saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/12/2014)
 
"Diterima oleh menteri (Zulkifli) dalam ruangan beliau," kata Burhanuddin saat memberikan kesaksian untuk terdakwa Gulat Medali Emas Manurung.
 
Burhanuddin menambahkan, pertemuan tersebut terwujud setelah Gubernur Riau nonaktif itu mencoba menemui Zulkifli langsung di kantor Kementerian Kehutanan. Namun, keduanya gagal bertemu saat itu.

Terkait waktu pertemuan di kediaman Zulkifli, Burhanuddin mengaku tidak ingat. Ia hanya mengatakan sekitar tanggal 11 September 2014 pukul 20.00 WIB. Namun, menurutnya pertemuan itu terjadi setelah Zulkifli yang saat itu menjabat sebagai Menhut berkunjung ke Riau.
 
Saat ditanya Jaksa Penuntut Umum mengenai materi pembicaraan atau surat terkait revisi RT/RW Riau, dia mengaku tidak mengerti, lantaran terlalu teknis. "Ada pembicaraan disana, lebih kepada hal teknis. Tindak lanjut kedatangan menteri ke Riau, beberapa waktu lalu. Pertemuan itu, tidak berlangsung lama. Saya lebih awal keluar. Tak lama kemudian, semua keluar (dari pertemuan)," ujar dia.
 
Sebelumnya, Gulat Medali didakwa mengetahui adanya pengajuan revisi atas SK Menteri Kehutanan Nomor: SK.673/Menhut-II/2014. Lantas, Gulat menemui Annas Maamun di Rumah Dinas Gubernur Riau terkait permohonan bantuan agar areal kebun sawit milik Gulat dan rekan-rekannya dapat dimasukkan ke dalam usulan revisi yang semula kawasan hutan, menjadi bukan kawasan hutan.
 
Gulat, disebut oleh saksi Edi Ahmad RM, sebagai bendahara tidak resminya Gubernur Riau Annas Maamun. Namun, Gulat merasa keberatan atas penyebutan istilah tersebut. Meski demikian, ia mengakui bahwa selama ini, selalu mendukung sejumlah logistik keperluan Annas Maamun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LOV)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>