Ferdy Sambo di PN Jaksel. Foto: MI/Susanto.
Ferdy Sambo di PN Jaksel. Foto: MI/Susanto.

Misteri Wanita Menangis Keluar Rumah Ferdy Sambo, Pengacara Brigadir J: Berkaitan Motif Pembunuhan

Siti Yona Hukmana • 01 Desember 2022 20:03
Jakarta: Sosok wanita misterius yang menangis di rumah Ferdy Sambo kawasan Bangka, Jakarta Selatan, masih teka-teki. Pengacara Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, menyebut wanita tersebut berkaitan dengan motif pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
 
"Pasti ada. Pernah kan saya bilang diduga keras pernah terjadi tembak-tembakan katanya di rumahnya si PC (Putri Candrawathi) dan diduga keras dilakukan mereka berdua," kata Martin di Gedung Bareskrim Polri, Kamis, 1 Desember 2022.
 
Martin juga menduga bahwa hubungan harmonis antara Ferdy Sambo dengan istrinya, Putri Candrawathi hanyalah rekayasa. Dia meminta agar hakim menggali keharmonisan mereka dalam persidangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, bila keharmonisan itu rekayasa diduga kuat motif pembunuhan berkaitan dengan perempuan tersebut. Apalagi, kata dia, ada isu perempuan cantik berseragam coklat.
 
"Karena pasca dipergoki istrinya si Putri Chandrawathi kan dia nangis dan ada seorang laki-laki namanya Erben dipanggil Koh Erben, nah ini siapa ini? apa hubungannya Koh Erben? kenapa ketika FS dan PC berantem ada perempuan kok tiba-tiba ada Erben? Apakah Erben ini seorang PNIP?," tanya dia.

Baca: Terungkap! Putri Candrawati Berupaya Hilangkan Barang Brigadir J hingga Sidik Jari Sambo


Martin mengatakan PNIP adalah laki-laki yang menyediakan jasa. Dia meminta agar lelaki bernama Erben juga turut diperiksa dalam persidangan sebagai saksi. Seharusnya, kata Martin, jika ada perselingkuhan dapat diselesaikan antara orang ketiga dan istri. Menurut dia, peran lelaki tersebut berkaitan dengan motif pembunuhan.
 
"Ya sesuai dengan KUHAP saksi di berita acara pemeriksaan (BAP) bisa dipanggil dihadirkan, agar bisa menerangkan membuat peristiwa pidana tersebut semakin terang. Panggil Erben jadikan sebagai saksi, periksa. Karena ini penting buat motif," jelas dia.
 
Sebelumnya, terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E mengaku sempat melihat sosok perempuan yang keluar dari kediaman Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Perempuan itu sempat terlihat menangis.

Baca: Bharada E: Ferdy Sambo Tertawa Saat Ceritakan Kembali Penembakan Brigadir J


Awalnya Bharada E menceritakan momen saat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang tiba-tiba turun dari lantai dua rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling, Jakarta Selatan. Putri Candrawathi didampingi Brigadir J yang membawa senjata.
 
"Ada kejadian tiba-tiba ibu turun, almarhum juga turun bawa senjata langsung ditaruh di mobil," kata Bharada E saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu, 30 November 2022.
 
Menurut Bharada E, mereka menuju ke arah kawasan Kemang. Dia sempat bertanya ke Brigadir J kemana tujuan mereka. Sebab, mobil berputar ke sejumlah ruas jalan.
 
"Itu perjalanan ada muter-muter di Kemang, akhirnya kita balik ke kediaman Bangka," ucap Bharada E.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif