Saksi Zulher di sidang Gulat Manurung--Metrotvnews.com/Meilikhah.
Saksi Zulher di sidang Gulat Manurung--Metrotvnews.com/Meilikhah.

Gulat Manurung Kecewa dengan Keterangan Saksi

Meilikhah • 29 Januari 2015 14:27
medcom.id, Jakarta: Terdakwa kasus suap pengajuan revisi alih fungsi lahan perkebunan di Provinsi Riau, Gulat Medali Emas Manurung kecewa dengan keterangan saksi Zulher dalam persidangan. Pasalnya, sepanjang sidang, keterangan Zulher dianggapnya bertentangan dengan pertemuan dan komunikasi sebelum dirinya tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan sepanjang sidang, Gulat kerap menggelengkan kepala atas pernyataan-pernyataan Zulher.
 
Gulat tak sepakat dengan keterangan Zulher berkaitan dengan harga lahan yang dibanderol Rp1 Juta perhektar. "Saya kan mengusulkan, wah ini luas nih, kalau satu hektarnya satu juta, berapa. Ini soal nasib saya, jangan dipelesetkan saya meminta uang," ujarnya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/1/2015).
 
Kekecewaan Gulat bermula saat PT Duta Palma diketahui tidak bertanggung jawab untuk memberikan uang yang diminta Anas Maamun terkait usaha pelepasan lahan perkebunan kelapa sawit. Kemudian terdakwa Gulat mengadu pada Zulher dan mendapat tanggapan. Namun pada kesaksiannya Zulher justru mengaku tak menanggapi keluhan Gulat.

"Bentuk kekecewaan saya, saya sampai di Jakarta dua hari sebelum ditangkap KPK. Saya telepon bapak (Zulher). Saya marah, Duta Palma tidak tanggung jawab, akhirnya saya yang jadi korban ditelepon terus sama pak gubernur dimintai uang. Akhirnya saya cari pinjaman. Saya jadi pinjam gara-gara ini," kata Gulat.
 
Zulher pun menimpali keterangan Gulat, bahwa ia tidak menanggapi komentar Gulat yang merasa ditinggalkan oleh PT Duta Palma. "Betul saya ditelepon (Gulat Manurung), pembicaraan soal uang tapi tidak saya tanggapi," kata Zulher.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>