Tirta Mandira Hudhi atau dikenal dengan dokter Tirta. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Tirta Mandira Hudhi atau dikenal dengan dokter Tirta. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Dokter Tirta Ungkap Adam Deni Masih Kirim Pesan Setelah Ditangkap Polisi

Fachri Audhia Hafiez • 09 Februari 2022 19:59
Jakarta: Tirta Mandira Hudhi atau dikenal dengan dokter Tirta mengungkapkan bahwa pegiat media sosial Adam Deni masih bisa mengirimkan pesan setelah ditangkap polisi. Adam Deni ditangkap karena kasus dugaan mengunggah dan mentransmisikan dokumen elektronik milik orang lain tanpa izin.
 
Hal itu disampaikan Tirta saat hadir menjadi saksi meringankan untuk terdakwa kasus dugaan pengancaman dengan kekerasan, I Gede Ari Astina alias Jerinx. Tirta membeberkan fakta lain terkait Adam.
 
"Setelah dijemput (polisi), ada bukti (pesannya). Sudah saya laporkan juga ke Bareskrim Polri. Dia (Adam Deni) masih bisa DM (direct message) saya," kata Tirta saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Rabu, 9 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jaksa Keberatan Ayah Jerinx Bela Anaknya di Persidangan
 
Isi pesan Adam itu menyebutkan bahwa Tirta tidak setia kawan dengannya. Adam menuding bahwa Tirta tidak membantu kasus yang dihadapinya.
 
"Saya komplain ke petugas (Bareskrim Polri), akhirnya dia enggak pernah DM saya lagi," ujar Tirta.
 
Tirta mengatakan sudah menasehati Adam untuk tidak berulah. Adam diketahui kerap mengunggah dokumen yang didapat secara ilegal melalui akun Instagram pribadinya.
 
"Padahal saya sudah ingatkan dia untuk tidak mengupdate sembarangan dokumen rahasia orang. Fokus pada kasus yang dihadapinya saja (kasus dengan Jerinx)," ucap Tirta.
 
Jerinx terjerat kasus pengancaman dengan kekerasan terkait dengan polemik pertanyaan sejumlah selebritas menerima endorse covid-19. Adam Deni mengambil langkah hukum terkait pengancaman tersebut setelah tidak tercapai titik temu perdamaian kedua belah pihak yang berseteru.
 
Saat kasus Jerinx bergulir di pengadilan, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap Adam terkait kasus dugaan mengunggah dan mentransmisikan dokumen elektronik milik orang lain tanpa izin. Adam Deni dijerat Pasal 48 ayat 1, 2, 3 Juncto (Jo) Pasal 32 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif