Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Diduga Tewas Dianiaya, Polisi Autopsi Siswa MTsN 1 Kotamobagu

Siti Yona Hukmana • 16 Juni 2022 19:17
Jakarta: Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengautopsi jenazah BT, 13, siswa MTs Negeri (MTsN) 1 Kotamobagu yang menjadi korban dugaan penganiayaan pada Rabu, 8 Juni 2022. Autopsi untuk mengetahui penyebab kematian.
 
"Kami juga sudah meminta Visum et Repertum atau VER dengan autopsi kepada pihak dokter ataupun rumah sakit. Permintaan autopsi itu dilakukan guna mengetahui penyebab pasti dari meninggalnya korban," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi, Kamis, 16 Juni 2022.
 
Jules mengaku telah mengautopsi jenazah korban pada Senin, 13 Juni 2022. Kini polisi tengah menunggu hasil autopsi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sedang menunggu hasil autopsi yang telah dilakukan," ujar Jules.
 
Jules memastikan dugaan penganiayaan itu ada meski belum mengantongi hasil autopsi. Fakta itu diketahui dari rangkaian pemeriksaan saksi.
 
"Dalam proses pemeriksaan awal sudah dapat kami identifikasi ada beberapa pelaku yang melakukan penganiayaan. Cuma apakah penganiayaan itu berakibat korban meninggal, tentu kami harus memastikan dengan autopsi," kata Jules.
 
Baca: Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa MTsN 1 Kotamobagu Naik Penyidikan
 
Penganiayaan itu diduga terjadi di dalam musala lingkungan sekolah sekitar pukul 11.00-12.00 WITA pada Rabu, 8 Juni 2022. Peristiwa tidak diketahui para guru.
 
Buntut penganiayaan, Kepala MTs Negeri 1 Kotamobagu, Sulut, dimutasi Kementerian Agama (Kemenag). Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Utara Anwar Abubakar juga telah memanggil Kepala MTsN 1 Kotamobagu untuk membeberkan kronologi kejadian tewasnya siswa di sekolah tersebut. Kemenag membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus bullying berujung maut itu.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif