Sidang gugatan terhadap Prabowo Subianto - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Sidang gugatan terhadap Prabowo Subianto - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Sidang Gugatan Ucapan Prabowo Kembali Ditunda

Nasional prabowo subianto prabowo
Fachri Audhia Hafiez • 26 Februari 2019 16:21
Jakarta: Sidang gugatan perdata yang diajukan kelompok masyarakat mengatasnamakan Harimau Jokowi kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali ditunda. Salah satu tergugat tidak hadir dalam persidangan.
 
"Yang hadir tergugat I, II dan turut tergugat. Ini karena tergugat tiga belum hadir maka kita panggil lagi," kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Sudjarwanto, Selasa, 26 Februari 2019.
 
Sebanyak tiga orang dinyatakan sebagai tergugat. Pertama Prabowo Subianto, kedua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra dan ketiga, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kemudian turut tergugat yakni pihak RSCM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tergugat ketiga, BPN Prabowo-Sandiaga akan kembali dipanggil pekan depan. Majelis hakim mengagendakan sidang selanjutnya Selasa, 5 Maret 2019.
 
Penundaan sidang kali ini bukan yang pertama. Pekan lalu, 19 Februari 2019 sidang perdana gugatan Harimau Jokowi terhadap Prabowo Subianto ditunda lantaran legal standing para pihak dipertanyakan majelis hakim.
 
Terkait penundaan sidang kedua kalinya, Ketua Umum Harimau Jokowi Saeful Huda mengaku, kecewa. Dia menuding pihak tergugat mengabaikan perkara.
 
(Baca juga:Ucapan Prabowo Berujung Gugatan Rp1,5 Triliun)
 
"Ya (kecewa -red), kaya mengabaikan, mengecilkan persoalan. Mereka (pihak tergugat -red) sudah dipanggil oleh pengadilan tapi kayak gini. BPN tidak memberikan surat kuasanya," ujar Saeful.
 
Saeful mengatakan gugatan oleh Harimau Jokowi ini merupakan yang pertama. Dia berencana memperkarakan kasus Prabowo dalam laporan pidana.
 
"Nanti ada laporan pidana juga, akan dilanjutkan laporan pidana terhadap kasus Prabowo lainnya. Kebohongan-kebohongan publik yang dilakukan oleh Prabowo. Karena apa yang dilakukan hoaks ini sangat berbahaya dan merupakan bentuk pelanggaran," ujar Saeful.
 
Prabowo Subianto digugat terkait pernyataannya yang menyebutkan satu selang cuci darah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dipakai 40 orang.
 
Prabowo mengemukakan hal itu saat menyampaikan ceramah kebangsaan akhir tahun yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 30 Desember 2018. Prabowo dituntut untuk memberikan ganti rugi sebesar Rp 1,5 triliun oleh Harimau Jokowi itu.
 
"Rp500 miliar kita akan dorong RSCM untuk digunakan dibelikan alat cuci darah lagi. Sehingga dia bisa melakukan pelayanan gratis pada masyarakat. Sedangkan Rp1 triliun akan dikelola oleh Harimau jokowi untuk membikin foundation anti hoaks dan di situ Prabowo tidak boleh jadi salah satu pengurusnya," ucap Saeful.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif