Novanto Bantah Diperlakukan Spesial di Sukamiskin
Tedakwa kasus dugaan korupsi proyek KTP Elektronik Setya Novanto di Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Terpidana kasus korupsi KTP-el Setya Novanto membantah temuan Ombudsman RI ihwal ukuran kamarnya di Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung. Kamar Novanto disebut lebih besar dari kamar tahanan lain.
 
"Enggak ada itu. Biasa itu, bukan besar," kata Novanto saat dijumpai di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 14 September 2018.
 
Menurut dia, kamar yang ia tempati saat ini bekas tahanan lain. Oleh sebab itu, ukuran kamarnya sesuai dengan standar Lapas Sukamiskin.
 
"Itu kan bekas lapas, enggak ada kok yang besar, sama saja lah, semua sama, standarisasi sama," elak Novanto.
 
Sebelumnya Ombudsman RI melakukan sidak ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat kemarin. Anggota Ombudsman Ninik Rahayu mengatakan, masih ada hal diskriminatif di Lapas Sukamiskin.

Baca: Ombudsman RI: Kamar Setnov di Sukamiskin 2 Kali Lebih Besar

Saat hendak masuk ke dalam lapas, Ninik mengaku sempat ditahan selama 30 menit oleh petugas gerbang. Dia mendapati kamar terpidana Setya Novanto dua kali lebih besar dari naripadana lainnya.
 
"Kamarnya berukuran dua kali lipat, ukurannya tidak bisa saya pastikan. Itu punya Pak Setya Novanto, memang lebih luas tapi dijelaskan kamar itu bekas terpidana sebelumnya. Tidak ada TV," kata Ninik di Kantor Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Kota Bandung, Jumat, 14 September 2018.




(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id