Irvanto Mengaku Serahkan SGD1,5 Juta ke Agun Gunandjar

Damar Iradat 21 Mei 2018 17:15 WIB
korupsi e-ktp
Irvanto Mengaku Serahkan SGD1,5 Juta ke Agun Gunandjar
Keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo - ANT/Hafidz Mubarak A.
Jakarta: Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi, mengaku menyerahkan uang sebesar SGD1,5 juta kepada mantan Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar. Uang terkait proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (KTP-el). 

"Saya serahkan ke Pak Agun SGD500 ribu dan SGD1 juta," ujar Irvanto saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Anang Sugiana Sudihardjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 21 Mei 2018.

Irvan juga mengaku pernah ditemui oleh rekan Novanto yang sekaligus pengusaha, Made Oka Masagung, di Melawai, Jakarta Selatan. Pada pertemuan itu ia diberikan uang sebesar SGD500 ribu oleh Made Oka. 


Setelah itu, Irvanto mendapat instruksi dari Novanto untuk menemui pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Ia lantas diberikan uang sebesar SGD1 juta oleh Andi.

Irvanto membeberkan uang yang ia terima dari Made Oka dan Andi kemudian diberikan kepada Agun Gunandjar yang saat itu menjabat sebagai ketua Komisi II DPR. 

(Baca juga: Agun Enggan Klarifikasi Kasus KTP-el di Media)

Tidak hanya itu, Irvanto juga mengaku sempat menyerahkan uang kepada dua anggota DPR Fraksi Demokrat, M Jafar Hafsah dan Nurhayati Assegaf. Masing-masing menerima uang USD100.000.

"Terus saya serahkan kepada Jafar USD100.000, ke Ibu Nur Assegaf USD100.000," beber Irvanto. 

Menurut Irvanto, ia juga memberikan sejumlah uang kepada anggota DPR lainnya. Namun, ia mengaku tidak mengingatnya secara rinci.

"Saya lupa beberapa yang lain, tapi saya ada catatannya, saya sudah ajukan justice collaborator," tandas dia. 






(REN)