NEWSTICKER
Ilustrasi - - Foto: MI/ Ramdani
Ilustrasi - - Foto: MI/ Ramdani

12 Saksi Jiwasraya Menolak Pemblokiran Rekening

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 08 Februari 2020 05:00
Jakarta: Kejaksaan Agung memeriksa 12 orang saksi kasus gagal bayar PT Jiwasraya Persero. Saksi menolak rekening mereka diblokir untuk kepentingan penyelidikan.
 
"(12) saksi-saksi keberatan dengan pemblokiran rekening dan menuntut untuk dibuka blokir rekeningnya," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Hari Setiyono, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020.
 
Seluruh saksi diperiksa terkait pengetahuan mereka di perusahaan asuransi plat merah itu. Kejagung mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti-bukti baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi," tururnya.
 
Hari berharap keterangan saksi dapat mengungkap dengan kerugian mencapai Rp13,7 triliun. Terlebih Kejagung menetapkan tersangka baru Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.
 
"Pemeriksaan perkara ini semakin diintensifkan dengan memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait dalam perkara ini baik sebagai saksi maupun ahli," tuturnya.
 
12 Saksi Jiwasraya Menolak Pemblokiran Rekening
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono/Medcom.id/Cindy
 
Adapun 12 saksi yang keberatan diblokir rekeningnya yakni, Mahesh Gagandas Lalmalani, Bachtiar Effendi, Lingga Herlina, Felix Christian, Yongky Teja, Kurniadi Pramita Abad, Decy Sofjan, Roni Subagio, Katherine Widjaja, Janni, Favithar Harjani, dan Wilianto Poaler.
 
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan enam tersangka terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Keenamnya Benny, Heru, Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.
 
Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto.
 


 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif