Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Foto: MI/Rommy Pujianto
Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Foto: MI/Rommy Pujianto

MA Tolak Kasasi Zainudin Hasan

Nasional OTT Bupati Lampung Selatan
Fachri Audhia Hafiez • 03 Februari 2020 09:06
Jakarta: Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Adik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu tetap dihukum 12 tahun penjara sesuai putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Lampung.
 
"Perkara No.113 K/Pid.Sus/2020 atas nama Zainudin Hasan. Amar putusan, tolak terdakwa," kata juru bicara MA Andi Samsan Nganro di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.
 
Perkara tersebut telah diputus pada Selasa, 28 Januari 2020. Majelis Hakim Agung terdiri dari Krisna Harahap, Leopold Luhut Hutagalung dan Andi Samsan Nganro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam amar putusannya Zainudin terbukti bersalah sebagaimana dakwaan pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Selain dipidana penjara, Zainudin juga dikenakan pidana denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.
 
"Kemudian membayar uang pengganti Rp66.772.092.145 subsider dua tahun penjara," ujar Andi.
 
Zainudin bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Selatan Anjar Asmara dan Kasubbag Keuangan Dinas PUPR Lampung Selatan Syahroni terbukti melakukan pembagian jatah (plotting) proyek kepada rekanan. Mereka juga merekayasa proses pelelangan di dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.
 
Dari pembagian jatah proyek tersebut, Zainudin melalui orang kepercayaan Zainudin, yang juga Ketua Fraksi PAN di DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho sejak 2016 hingga 2018 telah menerima gratifikasi sebesar Rp72,7 miliar dengan nilai total dugaan korupsi sebesar Rp106 miliar.
 
Zainudin juga terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang untuk menyembunyikan asal-usul harta kekayaan yang berasal dari kejahatan rasuah. Seluruh harta kekayaannya berupa uang sejumlah Rp7,1 miliar Rp72,7 miliar dan Rp27 miliar digunakan Zainudin sebesar Rp54,4 miliar untuk ditempatkan pada rekening atas nama Gatoet Soeseno dan Sudarman. Uang itu digunakan untuk keperluan pribadi Zainudin.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif