Andi Arief--Antara/ Muhammad Adimaja
Andi Arief--Antara/ Muhammad Adimaja

Andi Arief Ditangkap

Tak Ingin Terbenam di Jalan yang Salah

Media Indonesia • 06 Maret 2019 09:14
Jakarta: "TAK ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan. Namun, upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa. Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar," demikian cicitan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief di lini masa Twitter tadi malam pukul 19.35 WIB, tidak lama setelah mantan aktivis itu dinyatakan pihak kepolisian akan direhabilitasi.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan pihak pengacara dan keluarga Andi Arief menemui penyidik untuk membicarakan mengenai kemungkinan untuk rehabilitasi.
 
Andi Arief akan menjalani rehabilitasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Narkotika. "AA tertangkap dengan bukti pemeriksaan urine positif dan tidak ada bukti narkotika dari dirinya. Oleh karena itu, tidak dilakukan proses penyidikan, tapi hanya dilakukan interogasi untuk mengetahui sumber diperolehnya narkotika tersebut," ujar Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019.

Setelah diinterogasi, kata Dedi, Andi Arief akan dilimpahkan ke bagian assessment terpadu Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk dilakukan penelitian. Tim assessment terpadu tersebut terdiri atas psikiater, dokter, jaksa, serta penyidik dari kepolisian dan BNN. "Setelah di-assessment oleh tim assessment terpadu akan direhabilitasi," jelasnya seraya mengatakan bahwa pihaknya memperbolehkan Andi Arief pulang ke rumah.
 
Hari ini, Andi akan menjalani proses rehabilitasi di BNN. Di sisi lain, setelah membantah bahwa tidak ada perempuan di kamar Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu, 3 Maret 2019 malam, saat Andi Arief ditangkap, pihak kepolisian kemudian membenarkan hal itu.
 
"Ya, betul, inisialnya L, tetapi tidak ada kaitannya dengan yang beredar. Ada yang bilang caleg, politikus, itu tidak ada kaitannya," kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Jakarta, kemarin.
 
Baca: Politikus Demokrat Andi Arief Positif Nyabu
 
Iqbal menuturkan perempuan berinisial L yang diduga sahabat dan saling kenal dengan mantan aktivis 1998 tersebut hingga kini masih dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
 
Sebelumnya, Partai NasDem membantah rumor yang beredar bahwa artis sekaligus caleg NasDem Dapil IV Jawa Tengah, Livy Andriani, sedang bersama Andi Arief saat terjadi penangkapan di hotel di kawasan Slipi tersebut. Hal itu disampaikan Komando Pemenangan Pemilu Jawa Tengah Partai NasDem, Lestari L Moerdijat, dalam keterangan tertulis kemarin.
 
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Meulaboh, Aceh Barat, kemarin. menyesalkan kasus yang menimpa Andi Arief tersebut. (Ata/*/Ant/X-4)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>