KPK Persilakan Proyek Meikarta Jalan Terus
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mempersilakan proyek Meikarta jalan terus. Komisi tidak ada hubungannya dengan proyek. 

"Ini kasus hukum kita pisahkan dengan proyek. Itu yang terjadi sebetulnya kan proses perizinan itu ada pemberian suap, bukan proyeknya," kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018.
 
Alex memastikan pihaknya tidak akan melakukan penyegelan pada proyek itu. Ini, kata dia, juga terjadi pada proses pengusutan dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. 

"Kita enggak akan menyita atau menyegel Meikarta. Kalau proyek jalan ya jalan terus saja," tutur dia. 


KPK menetapkan Bupati Kabupaten Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta.

(Baca juga: James Riady Akui Pernah Bertemu Bupati Bekasi)

Penyidik juga menetapkan tujuh tersangka lain. Mereka ialah dua konsultan Lippo Group yaitu Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen. Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat MBJ Nahar, Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi juga bernasib sama.

Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji dari Lippo Group terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Bekasi. Proyek yang akan digarap itu seluas 774 hektare dan dibagi dalam tiga tahapan.

Pemberian yang telah terealisasi untuk Neneng Hasanah dan anak buahnya mencapai Rp7 miliar. Uang itu diberikan Lippo Group kepada Neneng Hasanah melalui para kepala dinas.

(Baca juga: KPK Menelaah Alur Perizinan Proyek Meikarta)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id