Legislator PDIP Diperiksa Kasus Meikarta

Fachri Audhia Hafiez 15 November 2018 13:45 WIB
OTT Pejabat Bekasi
Legislator PDIP Diperiksa Kasus Meikarta
Juru bicara KPK Febri Diansyah - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan pada anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PDI-Perjuangan, Sulaeman. Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap proses perizinan proyek pembangunan Meikarta.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SMN (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat MBJ Nahor)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 15 November 2018.

Belum diketahui peran Sulaeman dalam kasus ini. Tapi, penyidik KPK akan menggali soal aliran suap pengurusan izin proyek milik Lippo Group tersebut.


Dalam kasus dugaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta, KPK telah menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin (NHY) sebagai tersangka dan delapan orang lainnya.

(Baca juga: Pembuat Backdate Izin Proyek Meikarta Terendus)

Mereka yakni Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Kemudian, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), dua konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Dalam kasus ini, Billy Sindoro diduga memberikan uang Rp7 miliar kepada Neneng dan anak buahnya. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id