Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Istimewa.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Istimewa.

Revisi UU Narkotika Diharap Menjadi Solusi Kelebihan Hunian Lapas

Nasional narkoba Kasus Narkoba Kemenkumham Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Revisi UU Narkotika
Antara • 22 April 2022 18:01
Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly berharap revisi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika bisa menjadi solusi berbagai permasalahan di pemasyarakatan. Salah satunya, kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas).
 
"Sekarang sedang dilakukan revisi UU Narkotika dan dalam proses pembahasan di DPR. Diharapkan ini dapat membantu pengurangan over kapasitas di lapas," kata Yasonna usai melantik 39 pejabat di lingkungan Kemenkumham di Jakarta, Jumat, 22 April 2022.
 
Menurut Yasonna, banyaknya persoalan terjadi di dalam lapas dipicu faktor kelebihan kapasitas hunian. Hal itu tidak terlepas dari banyaknya narapidana kasus narkoba.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yasonna menilai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berlaku saat ini tidak memiliki konsep jelas mengenai pecandu narkotika. Termasuk penyalahguna narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika.
 
Yasonna menyatakan penanganan pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika semestinya difokuskan pada upaya rehabilitasi melalui mekanisme asesmen yang komprehensif. "Sementara bandar narkoba bisa diberikan hukuman berat untuk menimbulkan efek jera," ujarnya.
 
Baca: Kepala BNN: Penyalahguna Narkoba Berulang Harus Dipidana
 
Selain mengatur jerat tindak pidana pencucian uang (TPPU) bagi bandar narkoba, revisi UU Narkotika akan memperjelas perbedaan hukuman bagi pemakai dan kurir narkoba. Hal itu untuk mencegah timbulnya multitafsir dalam penanganan kasus.
 
Pada kesempatan itu, dia mengingatkan para pejabat yang dilantik agar terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Jajaran Kemenkumham didorong untuk memiliki inisiatif, mampu berinovasi, dan menjadi solusi berbagai tantangan yang dihadapi.
 
"Pegang teguh kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada saudara," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif