Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

29 Polisi dan 3 TNI Luka-luka Imbas Demo UU Ciptaker

Nasional Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 13 Oktober 2020 02:11
Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengungkapkan anggota TNI-Polri menjadi korban demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis, 8 Oktober 2020. Puluhan anggota TNI-Polri mengalami luka-luka.
 
"Demo rusuh mengakibatkan korban di kepolisian dan TNI. Jadi, ada 29 anggota Porli luka, enam dirawat dan tiga anggota TNI dirawat inap," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Demo berujung rusuh juga mengakibatkan korban dari masyarakat. Namun, Nana tak memerinci jumlah korban dari masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, demo mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas umum. Tercatat, 25 halte bus TransJakarta dibakar, 18 pos polisi dirusak dan dibakar, hingga kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dirusak dan dijarah.
 
"Ada juga enam mobil, fasilitas sepeda umum untuk car free day, pagar lampu, tiga mobil di proyek Pasar Senen dan bioskop Grand Theater Jakarta juga dibakar," beber jenderal bintang dua itu.
 
Polda Metro Jaya menangkap 1.192 orang. Sebanyak 54 orang dinyatakan sebagai tersangka. Sebanyak 28 orang di antaranya ditahan karena melakukan tindak pidana dengan hukuman di atas lima tahun penjara.
 
Kemudian perkara 135 orang berpotensi naik ke tingkat penyidikan. Sedangkan, 83 orang lainnya sudah ditingkatkan ke proses penyidikan.
 
Ribuan orang itu didominasi pelajar. Siswa yang tidak terbukti bersalah telah dipulangkan dengan syarat dijemput orang tua dan membuat surat pernyataan.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif