Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

2 Tahun Pejabat Kejagung Sediakan Minyak Pembersih Mudah Terbakar

Nasional kebakaran gedung kejaksaan agung Kebakaran di Kejaksaan Agung
Siti Yona Hukmana • 23 Oktober 2020 22:04
Jakarta: Direktur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejaksaan Agung (Kejagung), NH, menyediakan Top Cleaner untuk membersihkan seluruh Gedung Utama Korps Adhyaksa. Minyak pembersih itu mengandung solar yang mudah terbakar.
 
"Proses pengadaan yang dilakukan dan terjadi sudah kurang lebih dua tahun," kata Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Ferdy Sambo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Menurut dia, NH terbukti telah lalai. Pasalnya, dia tidak mengecek kandungan dari minyak pembersih sebelum digunakan petugas kebersihan. Dampaknya, minyak yang mengandung fraksi solar itu memicu api menjalar dengan cepat ke seluruh Gedung Utama Kejagung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tetapkan sebagai tersangka karena kealpaannya masih menggunakan bahan-bahan yang seharusnya tidak boleh digunakan," ujar Sambo.
 
Sambo mengatakan pejabat Kejagung itu meneken kesepakatan kerja sama pengadaan Top Cleaner dengan PT ARM, perusahaan yang memproduksi minyak tersebut. Direktur Utama PT ARM, R, turut menjadi tersangka.
 
"Karena Top Cleaner itu tidak memiliki izin edar," ungkap Sambo.
 
Baca: Penjelasan Ahli Soal Rokok Picu Kebakaran Kejagung
 
Dalam kasus ini, mandor UAN dan lima tukang T, H, S, K dan IS, turut menjadi tersangka. Para tukang merokok saat bekerja, sedangkan mandor lalai mengawasi bawahannya.
 
Rokok dari tukang menyebabkan markas Korps Adhyaksa hangus, Sabtu, 23 Agustus 2020. Bara rokok memicu api yang membakar kertas-kertas di tong sampah hingga menjalar ke seluruh gedung. Minyak yang menempel di tiap lantai gedung itu mengandung solar dari Top Cleaner.
 
Kedelapan tersangka dikenakan Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Mereka terancam hukuman hingga lima tahun penjara.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif