Kuasa hukum Eggi Sudjana Pitra Romadoni. (Foto: Medcom.id/Yona Hukmana)
Kuasa hukum Eggi Sudjana Pitra Romadoni. (Foto: Medcom.id/Yona Hukmana)

Alasan Eggi Sudjana Cabut Gugatan Praperadilan

Nasional kasus makar
Fachri Audhia Hafiez • 31 Mei 2019 11:06
Jakarta: Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana telah mencabut gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Jaminan kooperatif dalam setiap proses hukum yang dijalaninya menjadi alasan.
 
"Karena ini kita bicara tentang kemanusiaan, kita bicara tentang tenggang rasa. Karena apa? Beliau sangat kooperatif dalam menjalani proses yang terjadi di Polda Metro Jaya," kata Kuasa Hukum Eggi, Pitra Romadoni saat dihubungi Medcom.id, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019.
 
Pitra mengatakan kliennya selalu patuh saat diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Eggi juga disebut tak pernah berniat melarikan diri dari jeratan hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, ia berharap dengan berbagai langkah hukum yang ditempuh, permohonan penangguhan penahanan Eggi bisa dikabulkan penyidik.
 
"Selain itu ada jaminan dari keluarga juga. Terakhir itu dia dari faktor segi usia, selayaknya enggak perlu ditahan dari faktor-faktor yang saya bilang tadi," ucap Pitra.
 
Baca juga:Kivlan Bungkam Usai Diperiksa 28 Jam
 
Pengacara Eggi Sudjana mengajukan gugatan praperadilan dalam perkara makar, Jumat, 10 Mei 2019. Sidang yang dipimpin hakim tunggal Ratmoho mengabulkan permohonan itu, Rabu, 29 Mei 2019.
 
Eggi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar pada Selasa, 7 Mei 2019. Penyidik menemukan sejumlah alat bukti yang cukup untuk Eggi. Di antaranya video Eggi yang menyuarakan people power dan pemberitaan di media daring.
 
Ia ditangkap, Selasa, 14 Mei 2019. Penangkapan dilakukan agar Eggi tidak menghindari panggilan pemeriksaan. Eggi saat ini masih ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya.
 
Eggi disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif