Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Polri Kembali Periksa Eks Danjen Kopassus Soenarko

Nasional senjata ilegal kasus makar
Kautsar Widya Prabowo • 15 Oktober 2020 11:34
Jakarta: Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirttipidum) Mabes Polri kembali memanggil Eks Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko pada Jumat, 16 Oktober 2020. Tersangka kepemilikan senjata api ilegal itu dipanggil untuk melanjutkan proses hukum yang berjalan lebih dari setahun.
 
"Bila (berkas pemeriksaan) sudah lengkap dan terpenuhi unsur pasal segera di kirim ke jaksa penuntut unum (JPU) untuk disidangkan," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Surat pemanggilan pemeriksaan Soenarko tercatat dengan nomor S.pgl./225J-Subdit I/X/2020/Dit Tipidum tertanggal 14 Oktober 2020. Ferdy menjelaskan penyidik memiliki kewajiban untuk memberikan kepastian hukum terhadap Soenarko. Apalagi, Soenarko telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 20 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik Bareskrim Polri dan POM TNI menangkap Soenarko pada 21 Mei 2019. Ia langsung ditahan di Rutan Militer Guntur, Jakarta Pusat.
 
Tidak berlangsung lama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengajukan penangguhan penahanan terhadap Mayor Jenderal (Purn) Soenarko. Ia keluar dari tahanan pada Jumat, 21 Juni 2020.
 
Baca: Penangguhan Soenarko Redam Potensi Gejolak Internal TNI
 
Ada beberapa pertimbangan penyidik mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersebut. Salah satunya, jaminan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Luhut Binsar Pandjaitan yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman.
 
Soenarko berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan menghilangkan barang bukti, dan tidak akan melarikan diri. Dari dasar pertimbangan tersebut penyidik mengabulkan permohonan penangguhan.
 
Meski penangguhan penahanan dikabulkan, Soenarko masih tetap menjalani kasusnya sesuai prosedur hukum pidana.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif