Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

12 Legislator Malang Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Nasional suap ketua dprd malang Korupsi APBD-P Malang
Fachri Audhia Hafiez • 08 Januari 2019 12:58
Jakarta: Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) telah merampungkan berkas perkara untuk 12 anggota DPRD Malang. Sidang akan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jawa Timur.
 
Ke-12 anggota DPRD Malang itu yakni Diana Yanti dari Fraksi PDI-P, Sugiarto dari Fraksi PKS, Afdhal Fauza dari Fraksi PKS. Kemudian Syamsul Fajrih dari Fraksi PPP, Hadi Susanto dari Fraksi PDI-P, Ribut Haryanto dari Fraksi Golkar, Indra Tjahyono dari Fraksi Demokrat.
 
Selanjutnya Imam Ghozali dari Fraksi PKS, Moh Fadli dari Fraksi NasDem, Bambang Triyoso dari Fraksi PKS, Asia Iriani dari Fraksi PPP, dan Een Ambarsari dari Fraksi Gerindra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk jadwal persidangan akan ditentukan oleh pihak pengadilan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa, 8 Januari 2019
 
(Baca juga:40 Anggota Dewan PAW Kota Malang Pelajari KUA-PPAS)
 
Febri mengatakan para terdakwa telah dibawa ke Surabaya Senin, 7 Januari 2019 malam. Mereka dititipkan sementara di rumah tahanan (rutan) Medaeng dan cabang kelas 1 rutan Surabaya pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
 
Sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang tahun Anggaran 2015. Para anggota DPRD kota Malang itu diduga menerima suap dari Wali Kota nonaktif Malang Moch Anton.
 
Kasus ini pengembangan dari tersangka sebelumnya. Mereka di antaranya Moch Anton dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistiyono.
 
(Baca juga:41 dari 45 Anggota DPRD Malang Tersangka Suap)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif